#7 cara kerja SMS (yang sangat sederhana (menurut saya))

Posted: Juni 18, 2010 in Uncategorized

Saat ini handphone a.k.a. telepon genggam sudah bukan barang mewah lagi, tapi sudah menjadi kebutuhan pokok. Hampir semua orang mempunyai handphone, dari pejabat sampai pembantu, dari orang dewasa sampai anak kecil (ada anak SD yg HPnya lebih mahal dari punya saya  ), bahkan saya pernah mendapati pengemis mengantongi benda kecil pintar ini. Menu dalam handphone juga tergantung dari harga, semakin mahal semakin banyak fitur-fitur yang disediakan (yaa belum tentu juga..).

Gb.1: Sms-an bisa dimana saja, bahkan di wc..

Ada layanan nirkabel / wireless seperti bluetooth dan infrared yang memungkinkan dua handphone pada jarak tertentu bisa saling berkomunikasi dan saling bertukar data. Tapi sayangnya menu layanan wi-fi ini, kebanyakan digunakan untuk menambah marak peredaran video porno dan video mesum pelajar bahkan juga video mesum pejabat dan anggota DPR. Dan yang terbaru, video yang sangat amat mirip artis top! Selain kedua fitur di atas untuk handphone yang mahal didalamnya juga terdapat software pemutar video 3gp (video 3gp player), pemutar mp3, dengerin radio, bahkan bisa juga nonton TV di handphone sekarang. Tapi semahal apapun handphone yang kita miliki pasti didalamnya terdapat menu utama yakni menu untuk TELEPON dan layanan pesan pendek (SMS). Sebenarnya SMS awalnya hanya sebagai menu tambahan. Short Message Service (SMS) adalah salah satu fitur GSM tambahan yang kemudian dikembangkan dan distandarisasi oleh ETSI. Ternyata justru fitur tambahan ini menjadi layanan yang paling banyak diminati oleh para pengguna. Karena tarifnya yang murah dan mudah dipakai serta kepastian pesan akan langsung sampai ke pemilik, sehingga layanan ini semakin digemari. Jadi, berhubung saya mengisi liburan akhir semester saya dengan Praktek Industri di sebuah kantor provider, saya akan sedikit mengupas tentang cara kerja SMS..

Pada proses pengiriman SMS dari handphone, pesan SMS tidak langsung dikirim ke handphone tujuan, tetapi terlebih dahulu dikirim ke SMS center (SMSC), kemudian dengan sistem store and forward SMS tersebut dikirimkan ke hadphone tujuan. Dan tidak sesederhana itu, karena pada dasarnya tipe / mode pengiriman/penerimaan SMS ada 2 jenis, yakni sms format/mode text dan yang satu lagi adalah pengiriman sms format PDU (protocol data unit). Dan di Indonesia semua SMS center masih menggunakan mode PDU, belum ada SMS Center yang menggunakan mode text. Sehingga proses pengiriman SMS menjadi semakin rumit. SMS System Berikut ini gambaran proses pengiriman SMS:

SMS diketik oleh user Pada proses pengiriman SMS ini, formatnya masih dalam bentuk text, soalnya kalau formatnya PDU akan menyulitkan pengguna. * User menekan tombol “Send” Setelah user menekan tombol “Send”, maka format teks yang diketik tadi akan di convert dari format text ke format pdu (text to pdu). * SMS dikirim ke SMS Center SMS akan dikirim ke SMS Center dan disimpan (store) kemudian melanjutkannya (forward) ke nomor tujuan (receiver). Jika handphone berada diluar jaringan, maka SMS akan disimpan sampai batas waktu (validity period) tertentu, sesuai dengan batas waktu yang ditentukan oleh terminal pengirim (origiator). atau istilah populernya PENDING😳. Jika sampai validity periode terpenuhi, dan handphone tujuan masih di luar area, maka SMS Center akan mengirimkan pesan ke handphone pengirim bahwa “SMS gagal dikirim”, sebaliknya jika SMS terkirim, maka SMSC akan mengirim pesan “SMS berhasil dikirim”. * Penerima handphone menerima SMS Handphone penerima SMS akan menerima pesan SMS dalam format PDU, kemudian handphone tersebut meng-convert pdu to text agar bisa dibaca oleh user. Tentunya kita sebagai pengguna tidak perlu memahami hal tersebut, kecuali bagi para pembuat program SMS Gateway, informasi ini mutlak diperlukan. Begitulah kira-kira sistem atau proses kerja SMS.

Trus2, PDU iku opoo????

PDU itu (mungkin) pesan yang dikirim berupa informasi dalam bentuk data dengan beberapa kepala-kepala informasi. Hal ini akan memberikan kemudahan jika dalam pengiriman akan dilakukan kompresi data, atau akan dibentuk sistem penyandian data dari karakter dalam bentuk untaian bit-bit biner. Jadi, istilahnya PDU itu masih “mentah” nya, dan membaca bit-bit biner harus dipelajari sendiri..

contoh: 07 91 2658050000F0 04 0C 91 265836164900 00 00 506020 31133180 04 C830FB0D  <—-ini contoh bit-bit biner, dan ini adalah contoh SMS yang kita kirim dalam bentuk biner..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s